Swiss-Belinn Airport hotel Inovasi Kuliner Ala Hotel Berbintang Sajikan Steak Rawon dan Kebab Kupang

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Sidoarjo||Jatim MEDIA MABES TNI-POLRI.COM .com

15 April 2026 – Swiss-Belhotel meluncurkan dua menu inovatif berbasis kuliner khas Jawa Timur, yakni Steak Rawon dan Kebab Kupang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi hotel dalam menghadirkan cita rasa lokal dengan pendekatan modern di lingkungan hotel berbintang.

Peluncuran menu digelar di Swiss-Belinn Airport hotel yang beralamat di KM 1,88, Jl. Raya Bandara Juanda, Semalang, Semambung, Kec. Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61254.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inovasi ini menawarkan pengalaman kuliner berbeda bagi tamu, dengan mengadaptasi hidangan tradisional ke dalam konsep yang lebih modern dan praktis, tanpa meninggalkan karakter rasa aslinya.

Sunari selaku Executive Chef menyatakan, pengembangan menu dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

“Cita rasa khas tetap menjadi dasar. Kami mengolahnya menjadi Steak Rawon dan Kebab Kupang agar lebih fleksibel dinikmati berbagai kalangan, termasuk tamu mancanegara,” ujarnya.

Baca Juga:  Pengamat Hukum Surabaya : Seharusnya Hak Jawab Dilakukan di Media Yang Sama

Steak Rawon menghadirkan Saus kluwek dengan pendekatan penyajian ala steak, sementara Kebab Kupang dikemas dalam bentuk yang lebih praktis dengan tetap mempertahankan kekuatan bumbu khas Jawa Timur.

Manajemen Swiss-Belinn Airport hotel menilai inovasi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas pariwisata dan kuliner.

“Kami tidak hanya menjual kamar, tetapi juga pengalaman. Kuliner lokal menjadi salah satu kekuatan yang kami kembangkan untuk memberikan nilai tambah bagi tamu,” kata perwakilan manajemen.

Sejak diperkenalkan, kedua menu tersebut mulai menarik perhatian tamu hotel. Respons awal menunjukkan adanya minat terhadap konsep kuliner lokal yang dikemas lebih modern.

Ke depan, Swiss-Belinn Airport hotel membuka peluang untuk mengembangkan menu inovatif berbasis kuliner daerah lainnya sebagai bagian dari penguatan identitas dan promosi budaya Indonesia.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediamabestnipolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat Tipikor Polrestabes Surabaya Ambil Alih Penanganan Dugaab Pencurian Kabel Telkom di 2 Lokasi Jemursari dan Rungkut Industri
Polres Bojonegoro Diharapkan Menangkap Mobil Modifikasi di SPBU 54.621.24 Baureno Bojonegoro yang Menguras Solar Subsidi
APH tak Berani Senggol Tambang Galian C di Pamekasan, Kinerja Dipertanyakan  Dugaan Atensi
Dugaan Masuk Angin  4 Tahunan Mandek di Tahap Penyidikan Kasus Penipuan Ratusan Juta Rupiah di Polresta Sidoarjo
Relawan Inspirasi Qur’an Berbagi Melaksanakan Kegiatan “Peduli Penyintas Diaceh Tamiang, Berbagi Berkah BOX”
Kavling CV SUMBER BAROKAH di Desa Randupadangan harus Ditindak, Lawan Perda Padahal Ada Larangan
Kuasa Hukum Penggugat: “Baru Panggilan Pertama Sudah Ditolak. Ini Bentuk Pelecehan Terhadap Pengadilan
Jelang HPN 2026, Ketua Umum APPI Ade Julhadir Menghimbau Cegah Kriminilisasi Wartawan 
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:27 WIB

Sat Tipikor Polrestabes Surabaya Ambil Alih Penanganan Dugaab Pencurian Kabel Telkom di 2 Lokasi Jemursari dan Rungkut Industri

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11 WIB

Polres Bojonegoro Diharapkan Menangkap Mobil Modifikasi di SPBU 54.621.24 Baureno Bojonegoro yang Menguras Solar Subsidi

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:27 WIB

APH tak Berani Senggol Tambang Galian C di Pamekasan, Kinerja Dipertanyakan  Dugaan Atensi

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:12 WIB

Relawan Inspirasi Qur’an Berbagi Melaksanakan Kegiatan “Peduli Penyintas Diaceh Tamiang, Berbagi Berkah BOX”

Senin, 4 Mei 2026 - 00:26 WIB

Kavling CV SUMBER BAROKAH di Desa Randupadangan harus Ditindak, Lawan Perda Padahal Ada Larangan

Berita Terbaru